Home Berita Detail

Gema Demokrasi di SMK Bangun Bangsa: Pemilihan Ketua dan Wakil Ketua OSIS Masa Bakti 2025-2027 Berlangsung Khidmat

13 February 2026
Admin
Gema Demokrasi di SMK Bangun Bangsa: Pemilihan Ketua dan Wakil Ketua OSIS Masa Bakti 2025-2027 Berlangsung Khidmat
Banteng Keselet, 13 Februari 2026 – Suasana di gedung SMK Bangun Bangsa hari ini tampak berbeda dari biasanya. Semua siswa berkumpul dengan antusiasme tinggi untuk menggunakan hak pilih mereka dalam ajang Pemilihan Umum Ketua dan Wakil Ketua OSIS untuk masa bakti 2025/2026 dan 2026/2027. Dimulai tepat pukul 08.00 WIB, kegiatan ini bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan wujud nyata implementasi pendidikan demokrasi bagi seluruh civitas akademika di bawah naungan Yayasan Bangun Bangsa.

Terdapat dua pasangan calon (Paslon) yang bertarung memperebutkan tongkat estafet kepemimpinan. Paslon nomor urut 01, Hafizal Hadi dan Kariha Aulia, hadir dengan visi besar untuk mewujudkan SMK Bangun Bangsa sebagai lingkungan yang inspiratif, kreatif, mandiri, dan berprestasi dengan menjunjung tinggi nilai kebersamaan. Untuk mencapai hal tersebut, mereka mengusung misi yang berfokus pada kegiatan partisipatif siswa, aksi sosial lingkungan, serta penguatan kegiatan keagamaan rutin seperti Sholat Zuhur berjamaah dan pengajian di hari Jumat.

Di sisi lain, Paslon nomor urut 02, Idwar Haris dan Sulistiani, membawa tawaran segar dengan visi menjadikan OSIS sebagai wadah yang inklusif, kreatif, dan inovatif demi mencetak siswa berkarakter unggul serta gemar bergotong royong. Strategi yang mereka tawarkan mencakup pembangunan budaya lingkungan sekolah yang bersih dan disiplin, memastikan program OSIS memiliki dampak positif jangka panjang yang berkelanjutan, serta memposisikan OSIS sebagai jembatan aspirasi yang konstruktif antara siswa dan pihak sekolah.

Kepala Sekolah SMK Bangun Bangsa dalam sambutannya berharap agar siapapun yang terpilih nantinya dapat membawa perubahan positif dan menjadi teladan bagi siswa lainnya. Proses pemungutan suara berlangsung tertib di area gedung sekolah, di mana setiap siswa diingatkan untuk memilih berdasarkan hati nurani demi kemajuan sekolah dua tahun ke depan. Hingga berita ini diturunkan, proses penghitungan suara masih berlangsung dengan pengawalan ketat dari panitia pemilihan untuk menjaga integritas hasil suara.

Bagikan Artikel ini: